Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘KumKum’

“Kok ngga dimasukkan dalam plastik saja, Dik?” saya heran melihat sepupuku Piya yang langsung memasukkan tiga botol air mineral  itu ke dalam tasnya. Saat itu (sekitar lima bulan yang lalu) kami sedang berbelanja di sebuah swalayan. Dan kasir di swalayan yang terletak di Darussalam, Banda Aceh itu sudah menyodorkan sebuah kantong plastik hitam padanya.

“Piya sedang mengurangi pemakaian plastik. Kakak kan tau sendiri bahaya plastik untuk lingkungan? Jadi biar ngga perlu pake plastik lagi, kalau mau belanja Piya bawa tas aja. Semua belanjaan dimasukkan ke sini,” jelas Piya sambil menunjukkan ranselnya.

Saya jadi termangu sendiri melihat aksi yang dilakukan Piya. Selama ini saya tidak pernah memikirkan dampak yang ditimbulkan plastik untuk lingkungan. Padahal saya tahu kalau kantong plastik telah menjadi sampah yang berbahaya dan sulit dikelola.

Sejak  dulu saya tahu tentang zat-zat kimia yang dikandung plastik yang sangat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Tapi jujur, saya hanya mengetahui saja tanpa pernah berpikir untuk mengurangi penggunaan plastik. Karena dalam pandangan saya plastik itu sangat sulit untuk ditinggalkan.

Namun, setelah melihat sepupu saya yang mulai melakukan aksinya untuk mengurangi pemakaian plastik, saya jadi kepikiran sendiri. Piya sudah berusaha untuk meninggalkan plastik kenapa saya tidak? (lebih…)

Read Full Post »

On the Luce travel blog

Part-time travel, full-time travel obsession

Jak Peuseulamat Bumoe

Let's Save The World

munjiah

Mulai dari Hati

%d blogger menyukai ini: