Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘daur ulang’

Kertas+limbah

Sampah kertas dapat kita jumpai dimana-mana, baik dirumah, di pasar, di jalanan dan sebagainya. Sampah kertas kelihatan sepele walaupun mudah hancur tetapi yang namanya sampah sering menimbulkan masalah yang dapat mengganggu kebersihan dan keindahan lingkungan bila tidak dikelola dengan baik. Sampah kertas dapat dimanfaatkan untuk didaur ulang menjadi kertas alternatif yang unik dan bernilai seni. Apalagi kalau pengolahannya dikombinasikan dengan sampah alami di lingkungan sekitar kita yang kaya akan keragaman potensi alamnya. Bahan dan cara sederhana dalam pengolahan kertas daur ulang dapat dilihat dari langkah-langkah berikut:

Peralatan :
– Ember kecil atau tempat plastik, gunting, cutter, pemotong kertas, baskom besar, tripleks, blender/lumping alu, kain, busa spons, saringan plastik dan cetakan Bahan :
– Kertas HVS bekas, kertas koran bekas, kertas majalah bekas dan lain-lain
– Lem – Bahan campuran (pewarna dan pewangi)

Proses Daur Ulang :
Perendaman. Kertas bekas disobek-sobek (dipotong/digunting) sekecil mungkin dan direndam dalam ember berisi air minimal sehari semalam.
Penghalusan/Pembuatan Bubur kertas. Setelah direndam, kertas dirumbuk/diblender menjadi pulp atau bubur kertas. Setelah bahan terlihat seperti adonan pindahkan ke baskom. Apabila perlu, gunakan saringan untuk membuang kelebihan air.
Pencampuran dengan Lem/Pewarna/Bahan Tekstur .Lem bercampur air diblender. Lem yang sudah diblender, dicampurkan ke pulp, kemudian diaduk hingga rata. Untuk memperkuat struktur kertas dan memberikan tekstur atau karakter, pulp dapat dicampur dengan bahan alam yang mengandung serat, pewarna atau pewangi.
Pencetakan. Campur dan aduk pulp dan air dalam baskom dengan tangan. Banyak sedikitnya air menentukan tebal-tipisnya lembaran kertas. Ambil cetakan, celupkan ke dalam baskom berisi campuran air dan pulp, angkat dalam posisi horizontal. Ketika terangkat, coba goyangkan sedikit untuk memastikan lapisan pulp menutupi permukaan saringan dengan rata, dan sisa air dapat terbuang ke bawah.
Pembuatan. Lembaran Kertas Tempelkan bagian atas cetakan dengan muka papan yang sudah dilapisi kain dan dibalikkan. Biarkan pulp mengering di antara papan dan cetakan. Sesekali tekan kertas basah melalui permukaan belakang cetakan dengan spons untuk menyerap kelebihan air. Ketika sudah agak kering lepaskan cetakan dari kertas basah dengan hati-hati.
Pengeringan Kertas. Setelah selesai, angkat papan dengan kertas masih tetap menempel pada kain dasarnya. Kain diletakkan di tempat rata dan dapat menggunakan kipas angin untuk mempercepat proses pengeringan lembaran kertas. Bila telah kering, kupas kertas dari lapisan kain. Kalau kertas yang dihasilkan masih terasa kurang rata dan bergelombang, kertas dapat ditindih di antara buku-buku atau digosok dengan setrika.

SELAMAT BEKERJA !!!

sumber foto : http://3.bp.blogspot.com

Iklan

Read Full Post »

On the Luce travel blog

Part-time travel, full-time travel obsession

Jak Peuseulamat Bumoe

Let's Save The World

munjiah

Mulai dari Hati

%d blogger menyukai ini: